Dapat Kucuran Rp 1 Miliar dari Pusat, SDN 1 Jagong Blora Disulap Jadi Sekolah Aman dan Nyaman

BLORA – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Pemerintah Pusat membawa angin segar bagi dunia pendidikan di Kabupaten Blora. Salah satunya dirasakan oleh SDN 1 Jagong, Kecamatan Kunduran, yang kini tengah bersolek menjadi sekolah yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas.

Kepala SDN 1 Jagong, Theresia Natalia Purwanti, S.Pd, M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian pemerintah pusat terhadap fasilitas pendidikan di daerah.

Ia mengungkapkan, SDN 1 Jagong mendapatkan kucuran dana bantuan revitalisasi dengan nilai fantastis mencapai Rp 1.002.345.716 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.

“Penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Pusat atas kucuran dana bantuan Revitalisasi ini. Ini sangat berarti bagi kami,” ujar Natalia saat ditemui di lokasi, Senin (3/11/2026).

Adapun revitalisasi di SDN 1 Jagong meliputi rehabilitasi total ruang kelas 1 sampai 6, ruang administrasi, ruang perpustakaan, toilet, hingga penataan lingkungan sekolah secara menyeluruh.

“Diharapkan dengan pembangunan sekolah ini, dapat meningkatkan kenyamanan dalam kegiatan belajar mengajar bagi guru dan siswa,” terang Natalia.

Meski pembangunan masih berlangsung, ia memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan lancar dan tidak terganggu. Pihak sekolah melakukan penyesuaian agar 78 murid tetap bisa belajar dengan efektif.

“Total keseluruhan ada 78 murid, semoga saja di tahun ajaran berikutnya dengan gedung baru yang lebih layak, mampu mendapatkan tambahan peserta anak didik lebih banyak lagi,” harapnya.

Kebahagiaan juga dirasakan para wali murid. Indah, wali murid kelas 2, mengaku sangat senang dengan adanya revitalisasi ini.

“Dampaknya sangat jelas, anak-anak jadi lebih semangat. Peserta didik dapat merasakan kenyamanan dalam belajar, tentunya fasilitasnya jauh lebih memadai dari sebelumnya,” ucapnya dengan wajah sumringah.

Revitalisasi ini tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga membangun optimisme baru bagi anak-anak untuk lebih semangat belajar dan berprestasi.

Sementara itu, dari pihak pelaksana proyek, Danang menjelaskan progres pembangunan saat ini sudah mencapai hampir 60 persen.

“Kendala kami saat ini bahan material genting, karena produksi jenis tersebut hanya di wilayah Wirosari, Kabupaten Grobogan, jadi harus antre,” ungkapnya.

Meski ada kendala tersebut, ia memastikan seluruh material pembangunan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dan diawasi ketat.

“Pada dasarnya, material pembangunan secara keseluruhan sesuai spek yang ada. Semoga saja pembangunan segera terselesaikan, sehingga seluruh murid dapat menempati kelasnya masing-masing seperti biasanya,” tutur Danang.

Dengan revitalisasi ini, SDN 1 Jagong diharapkan menjadi potret nyata hadirnya negara dalam menghadirkan pendidikan yang layak, aman, dan bermartabat bagi generasi penerus bangsa di pelosok Blora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *